Showing posts with label nangkis bulu. Show all posts
Showing posts with label nangkis bulu. Show all posts

Sunday, June 20, 2010

Li-Ning Singapore Open Super Series 2010

One of my wishlist has again been achieved!

After some hesitation and uncertain feelings about whether I should go there or no, after church I randomly went there!

Really sorry for ko M and ci Z that I asked them to hog a seat for me next to them.. Hahaha.. Gomen ne, I was mosquito-ing both of you! Then, we were about to go back, I decided to stop interfering them and go with some friends from NTU (who incidentally, watch the final match too!) and left them alone =D

Glad that I knew they were coming, since my friend decided not to go at Saturday (yesterday) night. I thought I just watched it on TV, but when I heard that they were coming (from papi kumbang, ko M's roommate =P blame him, ko M! hahahaha =P) I messaged them I urged papi kumbang to message them then I came along randomly and absent-mindedly! Hahahaha~~ thx pi..

Happy to see Sony won, started when he defeated Lee Chong Wei of Malaysia at quarter final, and his opponent from India at semi final, then he won over Thailand's Boonsak Ponsana today!

Also surprised of Singapore's Women's Double, Shinta MS/Yao L who defeated Korea's #1 WD Lee Hyo Jung/Kim Min Jung! Yes, Lee Hyo Jung is that woman who pairs up with Lee Yong Dae to make the #1 XD of the world right now. But, LYD is having injuries right now, so he is not able to come to both Singapore and Indonesia Open.. Lee Hyo Jung, if I'm not mistaken, also played for Korea's Uber team last month, who were able to take the cup from China's domination!~ Wah, the crowd went wild after that match, supporting their players (most of them are Singaporean, I think; a bit surprised that they would come at this World Cup time). Even, at 2nd set, the S'porean managed to catch up the score from 16-20 to 22-20! *I instantly missed Maria Kristin at that time, so far, for the current team of Indonesia, only her who is able to do that. *Remember Indo Open 2 years back!* So sad for her really-really-bad knee injury.*

And for Lilyana/Nova, I think it was a usual 'habit' that came, they often lose at final. Their match was not a careful and patient one, and I must admit that their opponent (Denmark) played much better!

I would like to post some photos, again, they were taken from handphone (as I came there randomly, without any preparation), so do not expect good quality ones.. =P


the first thing that I look for was : "where's 'welcome' in German?"
then I realize that this is BWF Singapore Open Super Series, not FIFA World Cup





stadium


the ticket


light refreshment seller (food and drinks were thrown away RIGHT at the front gate)


sony vs boonsak


sony's medal presentation
(can you see? it is there, at the center, they were in front of the photographers and video-cameramen)


Mixed Doubles, before match
buteeett~~ kyaaa~~~ *padahal kalah*




singapore's crowd after their WD won


I obtained Sony's signature!!!~ thanks kak!

Monday, May 17, 2010

another cliche, but sad, story

Orang Indonesia di Belakang Lin Dan
Senin, 17 Mei 2010 | 12:13 WIB

ReproThestar
Tang Hsienhu dan Lin Dan

JAKARTA, KOMPAS.com — Di belakang penampilan gemilang tunggal utama China, Lin Dan, ternyata ada pelatih besar kelahiran Indonesia.

Pada ajang Piala Thomas di Bukit Jalil, Malaysia, 9-16 Mei lalu, Lin Dan tampil begitu perkasa. Ia melalap pemain dari negara lain, termasuk pemain peringkat satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei, dan pemain utama Indonesia, Taufik Hidayat, pada babak final.

Setiap kali Lin Dan bertanding, di tepi lapangan duduk pelatihnya, seorang yang sudah uzur. Namun, bagi para pemain bulu tangkis dari China dan Indonesia yang mengenalnya, orang tua itu dikenal sebagai seorang tua yang banyak ilmunya. Seorang locianpwe, kalau menggunakan istilah penulis cerita silat masa lalu, Kho Ping Hoo.

Orang tua itu, Tang Hsien Hu, Tang Xianhu, atau Tong Sinfu, merupakan seorang yang sangat dihormati Lin Dan. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini selalu mengatakan, semua kemenangannya hanya dipersembahkan buat Tang atau Tong.

"Dia memang pelatih saya, tetapi saya memandangnya sebagai kong-kong, kakek saya. Ia seorang pelatih yang bertanggung jawab dan saya beruntung memilikinya. Ia tidak hanya membimbing saya dari segi teknik, tetapi juga dalam nilai-nilai kehidupan," kata Lin Dan.

Kehadiran Tang atau Tong di tepi lapangan saat Lin Dan menghadapi Taufik Hidayat pada partai pertama final Piala Thomas, Minggu (16/5/2010), sebenarnya merupakan psy war yang sangat dahsyat buat tim Indonesia. Tong memang lahir dan besar di Indonesia, tepatnya di Teluk Betung, Lampung, 13 Maret 1942. "Di Tiongkok, nama saya sering disebut Tang Xianhu atau Tang Hsien Hu, bergantung dialek daerah masing-masing. Namun, orangtua saya memberi nama Tong Sin Fu," katanya tahun lalu.

Kembali ke Tiongkok saat 1950-an, ia kembali ke Indonesia sebagai pelatih pada 1986. Pertama melatih di klub Pelita Jaya, Tong kemudian ditarik menangani pelatnas Cipayung. Di tangan dingin Tong atau yang kerap dipanggil "Oom Tong" oleh para pemain, lahir pemain-pemain yang kemudian membawa Indonesia mendominasi dunia bulu tangkis 1990-an, seperti Alan Budikusuma, Ardy B Wiranata, Hariyanto Arbi, maupun para pemain putri angkatan Susy Susanti dan Lily Tampi.

Oom Tong inilah yang ikut dalam proyek besar merebut medali emas Olimpiade Barcelona 1992 yang dipenuhi oleh Alan Budikusuma dan Susy Susanti. Bahkan, Tong kemudian ikut membidani lahirnya generasi Hendrawan.

Namun, cerita Tong di Indonesia berakhir pada 1998 setelah permohonannya menjadi warga negara Indonesia ditolak. Ia kemudian kembali ke China dan kembali ditarik melatih timnas China. Di tangannya kemudian lahir generasi baru China, seperti Xia Xuanze hingga Lin Dan dan Xi Jinpeng.

---

Nggak heran prestasi bulutangkis Indonesia sekarang kayak gini.. This type of story is not the first one, right?

Lin Dan senga' begitu karena campur tangan orang Indonesia juga ternyata. Hueh. See this, LYB!!!!!

Btw, ini dipotong dari flash iklan website kemenpora:

Sepak bola Indonesia yang terlalu sering rusuh (apalagi di stadion deket rumah saya tuh, bener2x bikin ketakutan kalo 1998 bakal terulang lagi cuma karena bola) dipajang dan dijadiin 'simbol' olahraga Indonesia (at least di iklan ini), sedangkan bulu tangkis (dan juga angkat besi) yang langganan medali olimpiade gak ada.
Kok saya semakin merasa bulutangkis Indonesia kurang perhatian.
Popularity matters?

Monday, June 22, 2009

Waktunya Kembali!

Yah, minggu ini diakhiri dengan final Indonesian Open.

Sangat-sangat ampas karena tidak satupun pemain pelatnas Cipayung masuk final.
Yang masuk final dari Indonesia jg cuma Taufik Hidayat yg sudah keluar dari pelatnas dan itupun tadi dia hampir tidak berdaya menghadapi Lee Chong Wei dari Malaysia.
Padahal di quarter- dan semi-final Taufik tampil cukup luar biasa menghadapi Peter Gade dan Sony Dwi Kuncoro.
Kido/Hendra kalah di semifinal menghadapi Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dari Korea. Emang pasangan Korea ini mainnya bagus banget sih. Kido/Hendra banyak unforced error juga. Nova/Lilyana juga kalah di quarter-final. Cukup banyak unforced error kalau nggak dimatikan lawan, kayaknya *seingat saya* defense nya nggak terlalu bagus. Jadi meragukan kualitas atlet-atlet Indonesia peringkat 1 di BWF nih..

Untuk Women's Double sendiri, Malaysia vs China dimenangkan oleh Malaysia. Tadinya saya berharap bisa nonton sesuatu yg bagus, toh katanya biasanya sektor putri China itu paling berkembang. Nyatanya ya, baik di double walaupun single China dua-duanya kalah. Di double sih saya liat nggak ada persaingan yg cukup sengit. Sedangkan di single, saya kaget waktu denger (pas ini tadi nggak nonton) Wang Lin kalah dari Saina Nehwal. Wow. Bener2x kejutan yg luar biasa. Dan saya jadi cemas lagi sama women's single Indonesia terutama Maria Kristin, apakah dia mampu nantinya menghadapi pemain2x yg pernah dia kalahkan dulu tapi udah berkembang ini? Ayo Maria, kamu bisa...

Satu-satunya final yg menurut saya bener2x seru dan benar-benar "FINAL" hari ini hanyalah final Men's Double antara Fu Haifeng dan Cai Yun dari China melawan Lee Yong Dae dan Jung Jae Sung dari Korea Selatan. Defense nya sama2x kuat, serangannya juga kuat, smash-smash nya tajam (walaupun ada beberapa bola yg keluar), adu smash nya seru, hadang-hadangan di depan netnya juga keren. Hasil akhirnya adalah kemenangan pasangan Korea yang akhirnya dimanfaatkan Yong Dae untuk tebar pesona sana sini di lapangan (e.g. lempar bunga, lempar baju, trus keluar lapangan dengan topless) diiringi cewek-cewek yang jejeritan sambil memotret idolanya dengan tangan gemetaran.

Saya rasa, banyak yang harus dipelajari dari team Indonesia. Tentang kesolidan, motivasi dan semangat. Tentang arti perjuangan yang sesungguhnya. Tentang kesombongan dan perkembangan. Tentang mempersembahkan yang terbaik.

Entah kapan Indonesia bisa benar-benar bangkit di bidang bulutangkis dengan pemain dengan teknik matang, semangat berkobar dan mental kuat.

Dan dengan berakhirnya acara ini, yg menyebabkan saya tidak lagi perlu nge-cek skor di internet tiap malem untuk update hasil pertandingan besok...

maka....

SAYA AKAN BENERAN HIATUS

sampe kapan? Mungkin sampe liburan ini berakhir. Mungkin sampai saya kembali ke Singapore. Mungkin sampe saya dapet kamar lagi. Mungkin sampe saya niat nulis lagi.

Masih banyak hal yang harus saya lakukan, yang ingin saya lakukan, tapi belum terlaksana. Sekarang saatnya bangkit dari mimpi-mimpi saya, dari bulu-bulu angsa yang berterbangan di lapangan, dari dunia-dunia penuh fantasi dan imajinasi, dari dunia pikiran saya sendiri,

menuju realita kehidupan.
Sebuah kehidupan yang harus dijalani dan diperjuangkan.
Sebuah dunia yang sudah sesak dengan manusia, tidak hanya diisi oleh saya sendiri.

Jadi,
sampai jumpa lagi.

SELAMAT ULANG TAHUN, KOTA JAKARTA!

Wednesday, June 17, 2009

Indonesian Open 2009, 1st round

Yah, seperti biasa, kalo ada pertandingan bulutangkis gede (Olimpiade, Super Series terutama yg Indo, Sudirman Cup, Thomas & Uber Cup) saya pasti rela hati ngikutin kalo ga exam.

Sekarang yg lagi bertanding antara lain adalah
si ganteng Simon Santoso vs Jan O Jorgensen dari Denmark
set pertama Simon kalah 16-21 :(
set kedua membantai lawan 21-8
sekarang Simon memimpin 12-10 *jaaahhh.. kok nempel gitu sih kak mon?*
hahahahaha
GO SIMOOONNN!! nyahahaha~

Anyway, hasil yg cukup mengagetkan (dan menyenangkan) pagi ini adalahhhh...
Maria Kristin kalah dari Xie Xingfang, ini nggak mengagetkan sih untuk masa2x sekarang (Maria udah lmyn lama ga main krn diistirahatkan krn cedera lutut),
tapi yg bikin saya lumayan seneng adalah karena skornya 21-17 23-21.
23-21 loh.... 23-21!!
Saya nggak tahu kenapa resultnya bisa begitu krn ga nonton langsung, apakah itu dari keuletannya Maria yg biasa (yg bikin dia bisa mengalahkan Zhang Ning waktu IO -Indonesian Open tahun lalu serta banyak pemain hebat dunia di Olimpiade 2008) atau dari banyak salah sendirinya XXF seperti kmrn waktu lawan Zhou Mi di Final Aviva (yeee sapa suruh ngeremehin Maria? bweeeeekkkkkkk!)

hahahaha
bersyukur karena Maria bisa ngejar skornya sampe 23-21 *tuing*tuing*tuing*
dan klo itu smua didapet dari perjuangan kerasnya Maria (ntar malem tanya ama temen forum yg lagi disono dah) berarti harus sangat disyukuri kalo MARIAnya simon UDAH MAKIN HEBAT (yah secara kmrn XXF udah jadi finalis di SO jd ga ada hubungannya ama XXF uda tua dan staminanya mulai kendor) dan LUTUTNYA MARIA yg sering bikin saya ketakutan tiap kali liat dia tanding krn kayak mo copot itu UDAH MULAI SEMBUH!! yeeaaaaaaa!!! \^o^/

buat Simon, jgn pake kalah gitu dong, ga usah samaan ama Maria juga kali :P *tetep dah...*


Di kualifikasi, pemain Indonesia yg akhirnya bisa bertahan cuma dari 4 dari 14 (dari MS ga ada, WS 1, MD 1, dan XD 2)
hohohoho
Gimana nih kualitas pemain lapis dua Indonesia?
Terutama dari Women's Single.. Rasanya Maria Kristin dan Adriyanti Firdasari udah minta pelapis tuh.. Yg satu blm stabil, yg satu lututnya... *tdk usah dilanjutkan*


Anyway.. result dari babak utama yg rada bikin kaget juga adalah Zhou Mi (unggulan pertama, pemenang SO kemarin) kalah dari Sato Sayaka (pemain kualifikasi) 21-11 16-21 21-19.
Yg nggak kaget ya, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung ama Lee Chong Wei menang.

hohoho
Jadi pengen kesana
Lumayan, ngejar atlet buat dimintai foto bareng.. Hihihihihi...

Masalahnya temen2x gw kaga ada yg bisa nemenin..
Tadinya mo pergi hari Jumat sama temen kuliah, ga jadi (abis dia ga mau ngejar atlet.. drpd sendirian, malu, mending ga usah)
Trus ada temen forumku yg biasanya ngebom aku di forum *grrr* ngajakin hari Kamis (krn kita berdua senasib, punya temen yg ga mau nguber atlet ;p) tapi dia bisanya di jam yg saya ga bisa T____T

huhuhuhu

yaudah, Kallang tahun depan aja *profesornya jgn pelit2x gitu kek..*

Monday, May 18, 2009

Satu Hadiah "Manis" buat Bulutangkis Indonesia

only worth 2 cents.. dari orang yg ga ngerti politik dunia bulutangkis tapi mengalami kejadian yang agak mirip..
---

dari koran hari ini (agak kaget juga sih.. tapi yaudahlah ya, udah biasa kejadian kayak gini)

Hendrawan udah berhenti jadi pelatih Indonesia dan akan melatih Malaysia per 1 Juni 2009.

wohohohohohohohoho

knp ya? setelah rexy, eh hendrawan.
katanya Indonesia mau memajukan bulutangkis.. nah ini? pelatih handal lepas lagi..
wah... kira2x kenapa ya?

kayaknya sih... hahaha. alasan lama. klise!

bahwa di luar negeri mereka lebih dihargai.
di luar negeri mereka lebih bisa berkembang.
di luar negeri keinginan dan bakat mereka lebih diperhatikan.
(dan... ya... mungkin urusan gaji juga sih.. hahahaha)

buat apa rasa nasionalisme kalo kita ngga dihargai di negeri sendiri sedangkan ada orang lain yg nawarin kita satu fasilitas dimana kita bisa berkembang?

dulu saya pernah diajarin di pelajaran BK atau PPKn atau apa (intinya pelajaran yg saya ga bisa dan bikin rata2x saya jatoh) kalo kebutuhan tertinggi manusia adalah aktualisasi diri.

in fact.. beberapa orang (atlet) Indonesia juga main di luar negeri sekarang. kayak Ronald Susilo di Singapore. Mia Audina di Belanda. Jo Novita sekarang katanya di Kanada. Flandy Limpele juga bantu pemain Rusia. Siapa lagi? You name it lah.. Banyak...
rasanya orang Indonesia ga semarah itu waktu pemain2x ini pindah dengan alasannya masing2x. tapi kok kalo pelatih, di forum yg saya ikuti banyak banget ya yg marah? pdhl kan itu pemain2x yg lumayan jago. toh akhirnya kita dapet gantinya yg sepadan kok. udah bagus Susy Susanti ngga ikutan pindah kan ;p

mungkin ini semua bukan se-simple urusan uang.
mungkin... untuk kepuasan si orang itu sendiri. untuk mengembangkan diri menjadi seseorang yang lebih berguna dan lebih baik dari sekarang.

lagipula,
lebih baik jika tidak ada mayoritas kan?
daripada kayak dominasi china sekarang, saya pribadi sih prefer klo banyak yg punya kemampuan merata, jadi nggak monoton gitu aja.
seenggaknya dari kuartet China, Indonesia, Malaysia, dan Korea Selatan. (ya, tetep, Indonesia harus masuk di situ, namanya juga saya orang Indonesia)

bukan mau dukung komunisme.. tapi saya yakin udah banyak yg gerah liat China menang terus. termasuk saya. hahahahahaha.

jadi,
buat bulutangkis Malaysia, sukses dgn pelatih baru!
buat bulutangkis Indonesia, buktikan, kalo tanpa Hendrawan dan pebulutangkis handal lain yang udah "menyerahkan diri" ke luar negeri, kita juga bisa sukses dan tetap jadi salah satu leader dlm prestasi di dunia perbulutangkisan dunia! YES, WE CAN!

Saturday, May 16, 2009

sekilas dari Sudirman Cup saat ini

Edit on 4.24 PM :
GOOD BYE SUDIRMAN CUP FOR INDONESIA.. Better luck next time..
Prepare well for next month's Aviva Singapore Open Super Series 2009 and Djarum Indonesia Open Super Series 2009 :) WE CAN DO IT!

Skor hari ini:
Nova WIDIANTO/Lilyana NATSIR vs LEE Yong Dae/LEE Hyo Jung 18-21 15-21

Sony Dwi KUNCORO vs PARK Sung Hwan 21-14 15-21 20-22

Maria Kristin YULIANTI vs HWANG Hye Youn 21-23 19-21 (kebiasaan lama yg suka buru2x kayaknya balik (kata komentator sih, aku ga nonton), pdhl waktu lawan China di OG dan IO tahun lalu, dia mainnya hebat bgt, tenang dan pelan2x gt. ditambah dia juga cedera.. Bingung juga, knp untuk menghadapi lawan yg tidak begitu jago dibanding Maria, Indonesia ngga berani kirim Firda aja?)

Hendra SETIAWAN/Mohammad AHSAN vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae 9-21 19-21 (tapi tadi pasangan indonesia mainnya keren banget.. Ahsan apalagi)

selamat menikmati posting sebelumnya
---

Maria Kristin YULIANTI vs HWANG Hye Youn
21-23 8-11~

maria,
ada apa denganmu?

separah itukah cederamu?
sesakit itukah lututmu?

mar, jgn sampe itu menghalangimu untuk sumbang 1 point untuk Indonesia di posisi kritis 1-1 ini ya!
ingat mar,
ada 200 juta rakyat Indonesia mendukungmu
ada seisi pelatnas mendukungmu
dan ada seorang simon santoso di kursi penonton sana mendukungmu mar *uppssss.. gossip (baca: koalisi Pink-Ai) mode: ON*

jgn kecewakan kami, maria! kamu bisa! yakin!
you love Indonesia, right? WE LOVE INDONESIA. YES, WE CAN!

Hmm, jadi inget Pak Adhyaksa Dault mentri pemuda dan olahraga doa mati2x an di kursi penonton waktu Final Uber Cup tahun lalu.. hihihihi

Pertandingan lain :
Nova WIDIANTO/Lilyana NATSIR vs LEE Yong Dae/LEE Hyo Jung 18-21 15-21 (ga ngerti ada apa dengan Nova dan Butet belakangan ini. nomor 1 dunia?)
Sony Dwi KUNCORO vs PARK Sung Hwan 21-14 15-21 20-22 (teruskan prestasinya son!)

up next :
Hendra SETIAWAN/Mohammad AHSAN vs JUNG Jae Sung/LEE Yong Dae
Greysia POLII/Nitya Krishinda MAHESWARI vs LEE Kyung Won/LEE Hyo Jung

Wish the very best from you guys! Let's do it! Yes, we can! WE LOVE INDONESIA, right?

Thursday, May 14, 2009

cerita Sudirman Cup dan gosip dari helai-helai bulu angsa

Simon Santoso yang makin ganteng saja ;p mainin rally2x panjang lawan Lin Dan dan, meskipun kalah tapi bisa merebut set 1!! Jadi Lin Dan ga menang mudah deh! SELAMAT SIMON! KAMU SEMAKIN MAJU SAJA, hehehehehe.
SIMON SEMANGAT YAAAA!!! NANTI IO DAPATKAN EMAS! kan tahun lalu sudah perak, hehehehe :) kalo bisa ciptakan lagi All Indonesian Final seperti tahun lalu ya! LOL. dan kalo lawan SDK, kasih perlawanan sengit, kalo bisa sampe bikin skor 29-30. Whoever yg menang sih klo sama SDK. tp klo lawan Andre dan yg lain harus menang, hihihihi.

Dan baru hari ini saya lihat Simon main di satu tim yang sama dgn Maria Kristin.
Tadi sms-an sama temen forum saya, intinya tetep ngegosip. Bilang kalo Maria dan Simon hasilnya samaan lagi. Kalah, 3 set, dan menang di set 1. Untuk yg kesekian kali samaan lagi. Hihihihihih..

Anyway, ada apa dgn Maria Kristin? Kok tadi mainnya di set 2 dan 3 ga terlalu bagus gitu..

Saturday, June 21, 2008

Indonesia bisa!

MARIA KRISTIN..... kamu sukses bikin saya speechless dan nangis!!!!!!!
Orang yg slama ini gw cela pas Uber... Ternyata... Kamu hebat banget siiiihhh!!!!

Maria Kristin YULIANTI [INA] vs [CHN] Ning ZHANG [2] 21-14 20-22 22-20


SONY DWI KUNCORO... diapain tuh Bao Chun Lai??? Apa BCL yang ga fokus dan ngeremehin yah?

Sony DWI KUNCORO [4] [INA] vs [CHN] Chunlai BAO [2] 15-21 21-13 21-16


SIMON.... hebat dah!! MEN SINGLE ALL INDONESIAN FINAL! Walaupun hrsnya 2 set aja bisa tuh.. ;)
eh tapi kok kamu sehati sejiwa sepenanggungan banget sih sama Maria.. Set 1 menang Set 2 kalah Set 3 menang lg... ckckckckck

Simon SANTOSO [8] [INA] vs [JPN] Kenichi TAGO 21-16 13-21 21-18


GOSSIP TERBARU :
Lin Dan ama Xie Xingfang abis Olimpiade Beijing 2008 mau nikah!
Cieeeeeee!!!!! cuit cuiiittt!!

*pikiran jahat seorang Marcel* biasanya kalo ada pebulutangkis nikah, prestasinya agak turun.
jadi kesempatan Indonesia semakin terbuka, kesempatan Maria Kristin untuk ngalahin XXF masih ada.. kesempatan dia masuk 10 besar dunia (apa 5 besar?) masih adaaa...
xixixixixixixixixi ^^

Siapa tau gelarnya Lin Dan ama Xie Xing Fang digantiin ama Simon Santoso dan Maria Kristin.. (wah, gossip berikutnya jg nih bisa", siapa tau balik lagi)
Knp Maria? Iya lah,, kan dia tunggal nomer 1 Indonesia saat ini.
Knp Simon? Yaaaa... Daripada Taufik Hidayat??? Hahahahha. Ngeliat Simon Sony kok kayaknya lebih berpeluang Simon yaahh..
Dan knapa harus Maria sama Simon? yaaa.. gapapa. terserah mereka aja. *maksudnya apa nih..*

Tuhan emang baek banget ama kita semua!

Lilyana/Vita is still fighting nih... Semangatin yaaahh!!
Set 1 menang.. Smoga set 2 menang jg! Lawan unggulan nomer 1...

INDONESIA FIGHT!!!!! Besok smuanya menaaaaanggg!! Amin!